Sejarah Neo-Taoisme

Sejarah Neo-Taoisme

Dosen:

Dra.Hj. Siti Nadroh,M.Ag 

Jurusan Perbandingan Agama

Fakultas Ushuluddin 

UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

2012 M/1433 H

 

Neo Taoisme adalah bentuk taoisme yang berkembang di Cina pada abad ke-3 dan ke-4. Kekhawatiran utama adalah hubungan atntara penarikan pribadi untuk karakteristik sifat taoisme, dan etika sosial dan politik dari konfusianisme.

Neo Taoisme adalah salah satu gerakan pembaharuan, dimana terdapat sebuah kelompok yang bertekad untuk mengembalikan agama Tao kepada Tao klasik, yaitu untuk menafsirkan kembali tema-tema Taois yang asli dan memadukannya dengan Konfusianisme. Neo-Taois diperkirakan berkembang pada tahun 200-1000 SM. Dimana pada saat itu, para penganut Tao sudah terpengaruh dengan agama Buddha. Buddhisme Zen yang didirikan berabad-abad lalu, kemudian dipengaruhi oleh prinsip Neo-Taois.

Mereka menganggap wu-wei adalah sesuatu yang alami. Mereka justru menambahkan Yu-wei, yaitu kegiatan yang mereka percayai sebagai sesuatu yang tidak alami. Kaum Neo-Taois mengambil sikap yang berbeda tentang emosi. Mereka percaya, dengan merasakan dan meredam emosi dapat membuat mereka menjadi lebih bijaksana. Seperti yang diungkapkan oleh Wang Pi “Orang bijak pun memiliki emosi, tetapi tanpa menjadi terpikat olehnya.”

Selain itu, kaum Neo-Taois memercayai sesuatu yang diungkapkan dalam I Ching. Segala yang terus menerus selalu berubah, tidak pernah diam. Taoisme dimodifikasi cukup tajam, membuka kemungkinan bagi filsuf yang muncul belakangan untuk menggabungkan prinsip-prinsip Taois dengan Neo-Konfusianisme.

Taoisme(aliranTaoisme)

Diajarkan oleh Lao Tse (guru Tua) hidup sekitar 550 SM,menentang ajaran konfusianisme. Tao bukan jalan manusia tetapi jalan alam. Pranata dan konvensi social harus ditinggalkan.manusia harus menarik diri dari peradaban dan kembali ke alam. Menjunjung tinggi tao dan alam sehingga taoisme disebut juga naturalistic. Para penganut ajaran ini menganggap alam adalah tempat menarik diri, mencita-citakan kehidupan yang sederhana, dengan inti ajaran wu wei. Taoisme pecah menjadi dua, masing-masing dipelopori oleh Zhuang Zi (350-275 SM) dan Yang Zhi(abadVdanVI)

 

http://www.facebook.com/groups

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s