Sejarah Neo-Konfusianisme

Sejarah Neo-Konfusianisme

Dosen:

Dra.Hj. Siti Nadroh,M.Ag 

Jurusan Perbandingan Agama

Fakultas Ushuluddin 

UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

2012 M/1433 H

 

id.wikipedia.org

 

Neo-Konfusianisme adalah filosofi cina etika dan metafisika dipengaruhi oleh konfusianisme, yang terutama dikembangkan selama dinasti song dan dinasti ming, tetapi yang dapat ditelusuri kembali ke han yu dan li ao (772-841) dalm dinarti tang.

Neo-Konfusianisme merupakan upaya untuk menciptakan bentuk yang lebih rasionalis dan sekuler dari konfusianisme dengan menolak unsur-unsur takhayul dan mistis dari taoisme dan buddha yang dipengaruhi konfusianisme selama dan setelah dinasti han.

Tokoh cendekiawan Neo-Konfusianisme:

Cina: Cheng Yi dan Cheng Hao; Lu Xiangshan; Ouyang Xiu; Shao Yong; Su Shi; dll.

Jepang: Fujiwara Seika; Hayashi Razan; Nakae Toju; Yamazaki Ansai; dll.

Korea: An Hyang; Yi Saek; jeong Mong-ju; Jeong Dojeon; Gil jae; dll.

Vietnam: Nguy?n Khuy?n; Phan Dinh Phung; dll.

1.      Konfunsianisme pada periode tiga kerajaan

                Paham dan kepercayaan yang pertama kali masuk ke korea sebelum konfunsianisme adalah buddhisme,yaitu pada zaman tiga kerajaan korea.agama buddha memengaruhi sistim pendidikan,moral dan politik,dan pada saat yang sama konfunsianisme dipraktekan oleh kalangan istana.kerajaan gogureyo yang paling dekat lokasinya dengan tiongkok,pertama kali mengadobsi budaya tiongkok dan buddhisme.konfunsianisme pertama kali diterima di goguryeo,lalu berturut-turut ke baekje dan silla kemungkinan sejak abad ke-4 masehi,saat ketiga negara telah mencapai tingkat kematangan.

Walau begitu goguryeo tetap memelihara adat istiadat dan tradisi aslinya.dipihak lain,baekje menerapkan paham konfunsianisme secara penuh,yang membentuk sistem pemerintahan dan seni budaya.sila tercatat paling akhir menerima konfunsianisme untuk mengatur administrasi negaranya.

2.      Neo-konfunsianisme pada zaman dinasti joseon

                Paham konfunsianisme di joseon diterapkan sangat ketat dengan penggunaan idedan ideal yang ketara.chung adalah kesetiaan,hyo rasa persatuan , in rasa kebajikan dan sin adalah kepercayaan.sejak 1392,saat berdirinya joseon,konfunsianisme dianut secara mendalam oleh kaum bangsawan dan para pejabat.masyarakat korea sejak lama telah mudah untuk mengikuti ajaran kepercayaan dan memelihara hubungan baik dengan berbagai penganut agama.keluarga istana adalah oenganut konfunsianisme,biksu disisi buddhisme yang semakin terdesak dan rakyat yang mempraktekan shamanisme.

Konfunsianisme memainkan peranan yang teramat penting yang diterapkan secara luas pada bidang administrasi negara dan peraturan sosial,mengintegrasikan masyarakat yang berbudaya berdasarkan cara tiongkok untuk meningkatkan transfer budaya dari negri tersebut.sekolah-sekolah tinggi dibangundengan dasar dan sistem konfunsius,dengan tenaga ahli dan ilmuan dari tiongkok.

http://www.facebook.com/groups

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s